Rabu, 28 Oktober 2026

TFI 2026

 TRAINING FOR INSTRUCTOR 2026


    Keberanian untuk berbicara di depan banyak orang bukan sesuatu yang muncul begitu saja. Bagi sebagian orang, tampil di depan umum sering kali menjadi hal yang menegangkan. Suara gemetar, rasa gugup, hingga pikiran yang tiba-tiba kosong menjadi pengalaman yang tidak sedikit dirasakan oleh banyak orang. Namun di balik rasa takut tersebut, selalu ada keinginan untuk berkembang dan menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Semangat itulah yang hadir dalam kegiatan Training for Instructor.

    Training for Instructor merupakan program pelatihan yang diselenggarakan oleh UKM T-MAPS UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai wadah pengembangan diri bagi para young trainer untuk melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu menjadi seorang instructor. Mengusung tema “Lead the Pack, Master the Track”, kegiatan ini diikuti hampir 90 peserta dan dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 19-21 Juni di Min 3 Boyolali. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka.

    Dalam proses pelatihan, para peserta dibimbing untuk lebih berani tampil dan percaya pada kemampuan yang dimiliki. Berbagai keterampilan public speaking diperkenalkan dan diasah melalui praktik langsung. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mencoba bidang yang sesuai dengan minat dan karakter mereka, mulai dari Master of Ceremony (MC), motivator, fasilitator outbound, pendongeng, hingga stand-up comedian. Dari sinilah banyak peserta mulai menemukan kemampuan yang sebelumnya belum pernah mereka sadari.

    Suasana pelatihan juga dibangun dengan penuh dukungan dan semangat positif. Peserta tidak dituntut untuk langsung sempurna, tetapi diajak untuk berproses bersama. Rasa gugup, takut salah, maupun kurang percaya diri perlahan dilatih agar berubah menjadi keberanian untuk mencoba. Melalui lingkungan yang suportif, peserta belajar bahwa kesalahan bukan sesuatu yang harus ditakuti, melainkan bagian penting dari proses berkembang.

    Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, praktik, diskusi, hingga evaluasi. Peserta mendapatkan pengalaman belajar secara langsung serta umpan balik yang membangun untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Dari proses tersebut, peserta tidak hanya belajar bagaimana berbicara di depan umum, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan dengan percaya diri, menarik, dan efektif.

    Lebih dari sekadar pelatihan public speaking, Training for Instructor menjadi pengalaman yang membentuk keberanian, melatih mental, serta membantu peserta menemukan versi terbaik dari diri mereka sendiri. Perubahan yang terjadi mungkin tidak terlihat secara instan, tetapi perlahan membangun keyakinan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkembang dan tampil lebih baik.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para young trainer tidak hanya mampu menjadi instruktur yang andal, tetapi juga menjadi pribadi yang inspiratif, percaya diri, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Karena pada akhirnya, keberanian untuk tampil bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang berani melangkah dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar