Sabtu, 07 November 2020

Lantik 493 Young Trainer 2020, UKM T-MAPS IAIN Surakarta Adakan Basic Leadership Training

Lantik 493 Young Trainer 2020, UKM T-MAPS  IAIN Surakarta

Adakan Basic Leadership Training


Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Training for Motivation and Public Speaking (T-MAPS)  IAIN Surakarta telah resmi melantik 493 calon anggota baru atau young trainer UKM T-MAPS 2020. Diklat virtual melalui zoom meeting ini dinamakan basic leadership training. Acara tahunan ini diselenggarakan pada Jum’at (29/10) hingga Minggu (31/10). Acara yang bertema“Be A Professional Public Speaker, Get Your Brighter Futureini merupakan pintu gerbang tahap satu untuk young trainer UKM T-MAPS yang baru dilantik. Hari pertama basic leadership training diikuti oleh young trainer dari Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, FakultasSyariah, dan Fakultas Ilmu Tarbiyah. Hari kedua diikuti oleh young trainer dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Adab dan Bahasa.

Narasumber sesi pertama hari pertama dalam sambut trainer muda (samudra) yaitu coach Pambudi dan coach Agil Setiawan. Keduanya merupakan direktur UKM T-MAPS 2013 dan 2014. Sesi kedua yaitu penyampaian materi dari narasumber kedua yakni coach Sholikin Abu Izzudin, guru motivasi Zero to Hero dan penulis 52 buku. Hari kedua di sesi pertama sambut trainer muda (samudra) dinarasumberi oleh mr. Ridwan, ms. Ratna, dan mr. Fadli. Ketiganya merupakan direktur UKM T-MAPS 2016, 2017, dan 2018.

Menurut coach Agil, ngomong yang bisadidengarkan, yang menggerakkan, dan yang bermanfaat itu sulit, dan itu diajarkan di T-MAPS. Ada pemaparan cara mengatasi grogi, hal yang diperlukan seorang trainer saat diundang dalam acara outbond, dan sebagainya. Coach Solikin juga mengatakan, pembicara yang baik, public speaker yang baik, dia adalah pendengar yang baik. Hubungan public speaking dengan filosofi memancing yaitu kita pancing bukan apa yang kita cintai, apa yang kita senangi, tapi apa yang dibutuhkan audiens. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi di sesi kedua dengan narasumber coach Rendi Handoko, trainer dan motivator nasional sekaligus pakar humor motivation.

Hari ketiga Basic Leadership Training(BLT yaitu pelantikan calon young trainer 2020 dan selebrasi. Acara ini ditutup dengan flashmop bertuliskan ”Selamat Datang Young Trainer Terbaik 2020”, senam tarik ubur-ubur, senam kewer-kewer, dan photo bersama oleh panitia UKM T-MAPS. Anggota baru UKM T-MAPS yang baru dilantik, selanjutnya dikelompokkan menjadi 33 kelompok Smart Trainer untuk kemudian belajar public speaking bersama coach pendamping yang telah ditentukan.

 

Pengirim : UKM T-MAPS IAIN Surakarta

Kontak : Desi Oktasari

Rabu, 28 Oktober 2020

DIPERPANJANG!!! INFORMASI LOMBA PUBLIC SPEAKING SE-INDONESIA


PUBLIC SPEAKING COMPETITION SE-INDONESIA

Dalam rangka Milad Unit Kegiatan Mahasiswa Training for Motivation and Public Speaking (T-MAPS) IAIN Surakarta yang ke-8, ingin mengajak kamu untuk mengikuti “Public Speaking Competition” yang akan menantang keberanian dan kepercayaan diri kalian dalam berbicara di depan umum.

Lomba berupa pembuatan video pendek yang bertajuk:

1. Speech Competition, yang bertemakan “Milenial Produktif”

Tagar: #MilenialProduktif #SpeechCompetition #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8

2. Stand Up Comedy Competition, yang bertemakan “Daring”

Tagar: #Daring #StandUpComedyCompetitionPart4 #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8

Ketentuan Umum:

  1. Peserta lomba adalah masyarakat umum (pelajar, mahasiswa, atau siapa saja yang ingin berpartisipasi) dan bersifat individu (bukan kelompok).
  2. Peserta dipungut biaya pendaftaran sebesar Rp20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah).
  3. Karya asli (orisinil) dan dapat dipertanggungjawabkan keasliannya dan belum pernah diikutkan kompetisi sejenis.
  4. Karya tidak boleh menggunakan kata-kata kasar, mengandung SARA dan berbau pornografi.
  5. Peserta tidak diperbolehkan melakukan plagiarisme dan meniru penampilan orang lain. Jika, nantinya terbukti melakukan plagiat, tanggungjawab akan ditanggung sepenuhnya oleh peserta itu sendiri.
  6. Peserta tidak diperbolehkan untuk mengirim karya ini dalam kompetisi lainnya, selama berlangsungnya lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba.
  7. Setiap peserta harus mentaati peraturan yang telah ditetapkan.
  8. Peraturan dapat berubah sewaktu-waktu.
  9. Keputusan Panitia dan Dewan Juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat.

Ketentuan Khusus:

  1. Mengirimkan video dengan durasi 5 menit, dengan resolusi minimum 720p.
  2. Video menggunakan rasio frame 16:9.
  3. Video berisi penampilan peserta dari awal masuk frame sampai keluar dari frame (akhir video).
  4. Upload video ke Youtube. Video yang di upload adalah video satu kali take atau tidak diperbolehkan melakukan proses editing.
  5. Copy, paste dan isi template di bawah ini, sertakan di deskripsi ketika mengupload video ke Youtube:
  6. --- copy ---
    “Judul Karya”, video dibuat untuk turut serta dalam “Public Speaking Competition” (Speech Competition/Stand Up Comedy Competition Part 4) yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Training for Motivation and Public Speaking IAIN Surakarta. 
    Informasi lomba: bit.ly/InfoPublicSpeakingCompetition
  7. Share link video kamu ke instagram resmi T-MAPS IAIN Surakarta yaitu @tmaps.iainsurakarta, di kolom komentar postingan Public Speaking Competition se-Indonesia dengan taggar:#MilenialProduktif #SpeechCompetition #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8 (untuk video Speech Competition) dan #Daring #StandUpComedyCompetitionPart4 #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8 (untuk video Stand Up Comedy Competition)
  8. Pengumuman pemenang melalui akun Instagram resmi yaitu @tmaps.iain.surakarta dan dikontak langsung dari e-mail resmi yaitu: tmapsiainska@gmail.com
  9. Peserta diperbolehkan melakukan promosi dalam bentuk apapun guna memperbanyak like dan viewers video kamu di Youtube.
  10. Durasi video masih bisa ditoleransi jika kurang atau lebih 15 detik dari total 5 menit akibat kendala teknis. Diluar toleransi durasi tersebut, akan berakibat pengurangan nilai.

Tata Cara Pendaftaran:

  1. Peserta mengisi formulir pendaftaran di website T-MAPS IAIN Surakarta (tmaps-iainsurakarta.blogspot.com)
  2. Screenshot halaman terakhit formulir pendaftaran. Lalu, kirimkan bersama link video yang diupload di Youtube dengan menyertakan scan kartu identitas diri (KTP/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa) dan bukti pembayaran pendaftaran melalui e-mail ke tmapsiainska@gmail.com
  3. Video hanya diunggah di akun Youtube Peserta. Namun, peserta diperbolehkan untuk mengeshare video maupun link videonya ke akun media sosial yang dimiliki Peserta dengan taggar: #MilenialProduktif #SpeechCompetition #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8 (untuk video Speech Competition) dan #Daring #StandUpComedyCompetitionPart4 #PublicSpeakingCompetition #MiladT_MAPS8 (untuk video Stand Up Comedy Competition)
*Catatan: Pastikan pengaturan akun media sosial Peserta harus dapat dilihat oleh umum/tidak terkunci.

Kriteria Penilaian

1. Speech Competition

a. Gaya penyampaian

b. Materi

c. Ekspresi dan gestur

d. Intonasi/Vokal/Artikulasi

Keterangan :

*Gaya penyampaian adalah penilaian dari rasa kepercayaan pada diri sendiri sampai merasuk ke jiwa penonton.

*Isi materi adalah penilaian seberapa tingkat pemahaman dan keluwesan peserta dalam menyampaikan materinya.

*Ekspresi dan gestur adalah seberapa luwes peserta dari awal sampai akhir perform.

*Intonasi/Vokal/Artikulasi adalah penilaian dari cara peserta menyampaikan materi dengan jelas dan mudah dipahami penonton serta dapat menyebarkan api semangatnya kepada semua penonton.

2. Stand Up Comedy Competition part 4

a. LPM (Laugh Per Minute)

b. Materi

c. Delivery

Keterangan :

*LPM (Laugh Per Minute) adalah seberapa banyak tawa penonton yang muncul rata-rata di setiap menitnya selama perform.

*Delivery adalah penilaian secara pembawaan materinya saat perform, mulai dari teknis penguasaan di depan layar, intonasi, kecepatan bicara, gerak tubuh, dan lain-lain.

*Materi adalah penilaian seberapa dalam peserta mengolah materinya dan wawasan dalam materinya.

Dewan Juri:

  • Orang yang ahli dalam bidang Stand Up Comedy
  • Orang yang ahli dalam bidang Public Speaking

Timeline Lomba:

  • Pengumuman dan Pendaftaran Lomba : 29 Oktober 2020 – 16 November 2020  30 November 2020
  • Batas akhir pengiriman video ke Youtube: 17 November 2020  1 Desember 2020 (06.00 WIB)
  • Pengumuman Pemenang: 20 November 2020 4 Desember 2020 

Fasilitas Peserta:

  • E-Sertifikat untuk semua peserta lomba, yang akan di-share di postingan ini dan Instagram @tmaps.iainsurakarta pada tanggal 25 November 2020.  4 Desember 2020
  • Bagi Juara I, II dan III akan mendapatkan Sertifikat Kejuaraan dan Uang Pembinaan yang berjumlah Jutaan Rupiah 

Biaya pendaftaran bisa dilakukan secara transfer, melalui nomor rekening berikut ini : 5939-01-0092-08-53-0 a/n Dwi Muryani (BRI)

Formulir Pendaftaran bisa diunduh di sini:

https://bit.ly/PSCform2020

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdri. Dwi Muryani (0812 3588 1816)

Informasi-informasi terbaru akan diposting di sini. Jadi, jangan sampai ketinggalan info apapun. 

Terima kasih.

Selamat Berjuang dan Jadilah Public Speaker yang Hebat :-)

Jumat, 23 Oktober 2020

Sambut Young Trainer, UKM T-MAPS IAIN Surakarta Adakan Webinar Public Speaking

Sambut Young Trainer, UKM T-MAPS  IAIN Surakarta 

Adakan Webinar Public Speaking 



Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Training for Motivation and Public Speaking (T-MAPS)  IAIN Surakarta menggelar acara webinar nasional public speaking pada Sabtu (10/10). Acara yang bertema “Tingkatkan Kualitas Diri dengan Skill Public Speaking” ini diadakan secara virtual melalui zoom meeting dan diikuti oleh 485 peserta, baik dari anggota UKM T-MAPS maupun peserta umum, terkhusus pendaftar T-MAPS. Acara ini sekaligus sebagai acara penyambutan calon anggota baru UKM T-MAPS 2020 atau yang biasa disebut Young Trainer. Acara diadakan guna untuk mengenalkan UKM T-MAPS kepada calon  young trainer 2020, sekaligus memberi bekal public speaking, sebelum nantinya calon young trainer terjun langsung untuk praktek public speaking  di UKM T-MAPS.

Acara ini menghadirkan seorang narasumber pakar public speaking yaitu coach Haryanto Kandani, penulis lima buku best seller, achievement motivator, marketing and leadership coach, coach training acara The Rising Star, The Voice, X Factor, dan Indonesia Idol. Acara dimulai pukul 19.15 WIB dengan pembacaan ayat suci al-qur’an, dan kemudian dilanjutkan sambutan dari  wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama IAIN Surakarta, Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. Menurutnya, setiap mahasiwa wajib mempunya pengetahuan tentang public speaking, hal ini dikarenakan public speaking benar-benar penting untuk mahasiswa. Public speaking memungkinkan pesan yang disampaikan akan lebih efektif, sehingga menggiring tercapainya opini positif dari Informasi yang disampaikan oleh komunikan kepada komunikator.

Coach Haryanto Kandani menyampaikan materi teknik berbicara memukau didepan umum, cara mengatasi demam panggung, trik berbicara agar tidak membosankan, dan teknik komunikasi perfect koin yaitu persuasif, efektif, komunikatif, dan efisien. Tak hanya itu, ia juga memberikan tips menarik perhatian audiens. Beberapa contoh dipraktekkan, misalnya tips memfokuskan perhatian audiens dengan cara memberikan ice breaking berupa game tebak-tebakan warna. Menurutnya, public speaking itu ibarat psikologi, yaitu mengarahkan pikiran untuk mengetahui apa yang ada dipikiran orang lain. “Kemampuan anda dalam mempengaruhi orang jangan hanya memberikan informasi, tetapi juga menjual konsep diri. Konsep atau gagasan kita, public speaking itu adalah skill yang harus terus dilatih.” tambahnya.



.  Harapan setelah webinar  public speaking ini yaitu young trainer atau calon anggota baru UKM T-MAPS nantinya memiliki bekal public speaking, sehingga akan memaksimalkan acara UKM T-MAPS selanjutnya, yaitu Basic Leadership Training (BLT) yang nantinya akan diikuti oleh  calon young trainer 2020.

 

Pengirim : UKM T-MAPS IAIN Surakarta

Kontak : Desi Oktasari (082211267172)



Senin, 12 Oktober 2020

Tips Singkat Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

 

Tips Singkat Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri




Ketika berbicara di depan umum atau ber- public speaking, kita memerlukan kepercayaan diri untuk membawa diri. Berikut ini adalah tips untuk meningkatkan percaya diri untuk berbicara di depan umum.

1. Berdamai dengan diri sendiri

Ketika anda ingin percaya diri, hal yang harus anda lakukan yaitu berdamai dengan diri sendiri. Maksudnya yaitu kita harus bisa percaya dengan kemampuan yang kita miliki sehingga nervous itu hilang dengan sendirinya.

2. Mempersiapkan dengan matang

Materi yang akan disampaikan harus di buat secara terperinci, adapun caranya yaitu:

·      Tulislah materi yang akan diberikan pada audiens meskipun sekedar menjawab salam “assalammu’alaikum wr.wb” sampe dengan menutup salam “wa’alaikum salam wr.wb”. Kita harus menulis secara terperinci apa saja yang akan kita sampaikan.

·      Ambillah point-point penting yang akan disajikan dalam bentuk ppt.

3.    3. Berlatih

Untuk berlatih, bisa dengan cara berlatih di depan kaca atau bisa juga dengan merekam video dan evaluasi video tersebut. Berlatih membuat anda akan lebih siap untuk bagaimana bersikap ketika berbicara di depan umum. Serta untuk mempersiapkan bahasa tubuh dan pembawaan yang baik nanti.

4.     4. Serahkan apapun hasilnya kepada Alloh swt

Kita adalah manusia biasa. Jika kita sudah berusaha dan berlatih semaksimal mungkin apapun hasilnya kita harus menyerahkan pada Sang Pencipta.


Salam inspire your life

Sumber : Materi Irfan Milenial (Gebyar Bermartabat 3)

Rabu, 07 Oktober 2020

Communication Skill, Kemampuan Yang Dimiliki Orang-Orang Terkenal Di Dunia

Communication Skill, Kemampuan Yang Dimiliki Orang-Orang Terkenal Di Dunia


Salah satu diantara orang-orang yang terkenal di dunia bisa mencapai kesuksesaan dengan cara mempunyai skill. Adapun skil yang dimaksud, yaitu:

1.        Passion.

2.        Intelegent.

3.        Skill communication.

Diantara ketiga hal tersebut, yang menjadi skill dominan terletak pada skill communication dan jangan menganggap remeh dengan skill communication, karena dengan komunikasi yang baik akan menciptakan hubungan yang baik pula.

 

Ada 3 pilar dalam public speaking:

1. Ethos

Kepercayaan diri, maksudnya yaitu bagaimana cara kita dapat mempengaruhi audiens untuk percaya apa yang kita sampaikan. Jadi, faktor dari ethos ini sangat mempengaruhi kepercayaan diri kita di depan audiens.

2. Logos

Faktor dimana pesan yang kita sampaikan kepada audiens itu dapat diterima oleh logika.

3. Pathos

Lebih cenderung pada komunikasi non verbal.

For example: saya adalah seorang trainer atau seorang pembicara, dilihat dari penampilannya (cara berpakaian) saya tidak jauh berbeda dari audiens yang berada di forum tersebut, dan itu sangat mempengaruhi kepercayaan diri. Oleh karena itu faktor non verbal meliputi cara berpakaian , gestur, gerakan tangan, kontak mata, dll.

  

Sabtu, 26 September 2020

Anak Organisasi Juga Bisa Berprestasi

“Anak Organisasi Juga Bisa Berprestasi”



Nindy Advianturi bersama Fadhiilah Fadwaa mahasiswa IAIN Surakarta jurusan Tadris Bahasa Indonesia, mereka juga adalah anggota UKM T-MAPS yang berhasil lolos seleksi Jurnal Sekolah Tinggi Dan Ilmu Pendidikan Yasika Majalengka dan menerbitkan Jurnal METABAHASA : Jurnal Pendidikan dan Sastra Indonesia Volume 3 Nomor 2 dengan judul “Nilai Moral Kumpulan Cerpen Guruku Superhero Karya Peci Serta Relevansinya Dalam Pembelajaran” pada 30 Juni 2020. Tentu pencapaian ini tidak didapat dengan mudah. Bimbingan dan revisi terus di telateni hingga terbitlah jurnal tersebut. Dari sekian banyaknya peserta yang mengirim jurnal, jurnal Ms. Nindy dan Ms Fadiilah lah yang berhasil diterima. 

Di UKM T-MAPS sendiri, Ms. Nindy dan Ms. Fadhiilah tergabung dalam bidang event organizer divisi indoor. Bisa dibilang Ms. Nindy dan Ms. Fadhiila ini juga jago untuk mengatur sebuah acara, selain itu kemampuan public speaking nya sudah tidak diragukan lagi hebatnya. 

Jadi, siapa bilang ikut organisasi itu mengganggu kuliah? Anak organisasi juga bisa banget untuk berprestasi. Tidak ada alasan untuk tidak ikut organisasi. Siapapun pasti bisa meraih prestasi dan pencapaiannya. Selama mereka tekun dan terus berusaha. 

Salam Inspire Your Life


Sumber : Ririn Pujiastuti T-MAPS Public Relation


Kamis, 03 September 2020

Persiapan Untuk Meraih Sukses Di Kampus

Persiapan Untuk Meraih Sukses Di Kampus

 


Sudah siapkah teman-teman untuk masuk ke dunia perkuliahan? Lalu apa saja yang harus kita persiapkan untuk meraih sukses di dunia perkuliahan?

Jadi, persiapan untuk meraih sukses di kampus, yaitu:

1.       Pahamilah kampusmu terlebih dahulu.

Memahami kampus yang akan kita tempati kuramg lebih 4 tahun, wajib bagi kita mengenal betul kampus kita seperti apa. Realitanya, masih banyak mahasiswa yang masih belum mengenal kampusnya walaupun sudah 2-3 tahun di sana. Maka dari itu, pahami kampus terlebih dulu. Aturan di setiap intitut pendidikan berbeda, dari STAIN, IAIN, sampai UIN. Masing-masing memiliki porsinya sendiri.

2.       Pahami metode belajar yang digunakan kampusmu.

Ada 2 metode belajar yang digunakan kampus: Pembelajaran Offline (Face to face) dan Pembelajaran Online (Daring). Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran secara face to face akan membuat mahasiswa lebih aktif. Lalu, yang sering digunakan dalam pembelajaran face to face, yaitu Blinded Learning. Pembelajaran dimana ada face to face juga e-learning. Pembelajaran secara online, akan memberatkan mahasiswa baru dan memudahlan bagi mahasiswa lama. Hal ini dikarenakan, mahasiswa lama sudah mengenal sistem pembelajaran di kampus seperti apa. Beda dari mahasiswa baru yang belum melihat kampus apalagi menjelajah kampusnya sendiri. Maka dari itu, untuk para mahasiswa baru bisa rajin bertanya tentang kampus sendiri. Pemenang bukanlah orang yang paling besar. Tapi, pemenang adalah orang yang paling cepat. Seperti sebuah perusahaan besar namun lama suksesnya. Sebaliknya, sebuah perusahaan kecil, yang suksesnya cepat. Ini karena dia cepat menangkap peluang yang hadir di depan matanya. Jadi, siapa cepat, dialah pemenangnya.

3.       Untuk sukses di kampus , jadilah mahasiswa yang public figure.

Kenapa? Karena, seorang figure akan terus bergerak, selalu mencari cara untuk berkreasi. Seperti halnya, seorang nelayan yang mencari cara untuk mendapatkan uang. Pertama, dia menangkap ikan dengan jaring biasa, ikan tertangkap, namun, hanya ikan-ikan kecil dan tak terlalu mahal. Kedua, nelayan berpikir lagi mencari cara, yaitu menggunakan baja untuk menyimpan ikan. Namun, karena ikan kurang segar, jadi, harga ikan menurun. Lalu, untuk letiga kalinya, nelayan itu berpikir lagi dan menemukan cara ketiga, mencari ikan salmon. Ikan salmon merupakan ikan yang selalu berenang ke sana kemari karena untuk menhindari kejaran ikan hiu. Dari, ikan yang selalu bergerak itu, ikan menjadi lebih segar saat ditangkap. Dan penjualanpun leboh mahal dari ikan sebelumnya. Jadi, jadilah public figure yang terus bergerak dan mencari cari cara untuk terus berkreasi. Nilai. Untuk apa sih nilai itu? Pamer? Belajar? Atau hanya karena Ijazah? Nilai bukan untuk dipamerkan, namun untuk menjadi wadah kita belajar. Karena dengan mengetahui nilai, kita bisa melihat potensi yang kita miliki seberapa dan kita juga bisa lebih memperbaiki diri.


Salam Inspire Your Life

Sumber : Coach Ahmad Pambudi ( Pembicara Gebyar Bermartabat 1 T-MAPS)

Kamis, 27 Agustus 2020

“Raih Suksesmu di Kampus Pilihanmu”

 

“Raih Suksesmu di Kampus Pilihanmu” 

(TALKSHOW Inspiratif Online)



Sukoharjo–Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Training For Motivation and Public Speaking (T-MAPS) IAIN Surakarta menyelenggarakan Talkshow Online bertema “Raih Suksesmu di Kampus Pilihanmu” pada tanggal 23 Agustus 2020 melalui aplikasi Google Meet.com dan acara berjalan dengan lancar. Acara ini juga merupakan kegiatan pertama dari serangkaian “Gebyar Bermartabat” yang dilaksanakan sampai tanggal 5 September 2020.

Acara yang dimulai pada pukul 19.30 itu diikuti 40 peserta dan menghadirkan pembicara Coach Pambudi, yang juga merupakan Alumni dan Direktur UKM T-MAPS 2012, sebagai Dosen Fakultas Ekonomi IAIN Surakarta, serta Trainer dari lembaga Trans Cemerlang.

Talkshowonline “Raih Suksesmu di Kampus Pilihanmu” ini diadakan bertujuan sebagai bentuk menambah semangat mahasiswa, mahasiswa lama maupun mahasiswa baru untuk meraih kesuksesan dikampus pilihan serta menumbuhkan sikap optimis dan selalu menginspirasi orang lain. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, peserta mendapatkan Sudut pandang baru dan pengetahuan lebih sehingga dapat meningkatkan hardskill dan softskill untuk mempersiapkan karir profesional mereka di dunia pasca kampus nanti.

Inti dari acara ini adalah penyampaian materi dariCoach Pambudi. Materi yang disampaikan sesuai dengan tema, di awaali dengan penyampaian persiapan meraih sukses dengan berpikir positif. Penyampaian materi dengan pengibaratan dan disertai contoh dalam kehidupan serta pembawaan yang santai dan ringan oleh pembicara menjadikan materi mudah di mengerti oleh peserta talkshowonline.

Menuju pungkasnya acara inti, Pemateri berpesan kepada peserta bahwa mahasiswa harus punya target dan pandaimengatur strategi. “Seekor burung tidak bisa merubah arah angin, tapi ia bisa merubah arah sayap, fokuslah pada kelebihan, jangan fokus pada kelemahan.” Ungkapnya. Jangan jadikan masalah atau kekurangan sebagai beban, jangan menjadi mahasiswa yang banyak mengeluh, tapi hadapi, jalani, nikmati.Belajar proses dari santan kelapa, jangan banyak mengeluh, selalu bersyukur dan bersabar.

Di akhir kegiatan dilaksanakansesi tanya jawab yangdijawab langsung oleh coach Pambudi. Kemudian acara selesai pada pukul 21.30 dan ditutup oleh moderator dan juga MC dengan diakhiri  Tangkap layar bersama peserta yang dilakukan oleh panitia.

 


Terimakasih

"Salam Inspire Your Life"

Sumber : Faridatun Istiqomah (T-MAPS)


Jumat, 14 Agustus 2020

Rapat Pleno 1 UKM T-MAPS 2020

 

Rapat Pleno 1 UKM T-MAPS 2020



Karanganyar, 8-9 Agustus 2020 – Rapat pleno 1 UKM T-MAPS IAIN Surakarta periode 2020 diselenggarakan selama dua hari di Balai RT 3 RW 8, Baturan, Colomadu, Karanganyar dengan tema “Optimalkan Kinerja, Tuntaskan Program Kerja”. Rapat pleno 1 sendiri adalah evaluasi program kerja setengah kepengurusan UKM T-MAPS IAIN Surakarta. Acara rapat pleno ini dimulai sejak hari Sabtu (8/8/2020) pukul 10.00 WIB hingga hari Minggu (9/8/2020) pukul 17.30 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus T-MAPS 2018 dan dipandu langsung oleh Direktur T-MAPS 2020 yaitu Mr. Muhammad Najib Nur Ihsan.

Acara rapat pleno diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mr. Alfiandra selaku staff SDM 2020 kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan. Rapat pleno tahun ini menjadi lebih istimewa dibandingkan rapat pleno tahun lalu dikarenakan pleno tahun ini berada dalam masa pandemi COVID-19, sehingga dilaksanakan dalam sesuai dengan protokol kesehatan walau begitu tidak menyurutkan semangat pengurus T-MAPS untuk menghadiri acara. Rapat pleno tahun ini juga dihadiri langsung oleh pembina UKM T-MAPS IAIN Surakarta yaitu Bapak Mahendra Gustaf, S. Sos. Beliau memberikan sambutan dan motivasi yang luar biasa untuk membangun semangat seluruh pengurus UKM T-MAPS IAIN Surakarta. Hari pertama rapat pleno dimulai dengan evaluasi bidang Bendahara Umum oleh Ms. Romi, dilanjutkan bidang Event Organizer oleh Mr. Aji dan diakhiri oleh bidang Entreprenuer oleh Mr. Munandar.

Kegiatan rapat pleno dilanjutkan kembali pada Minggu pagi. Sebelum melanjutkan rapat pleno, seluruh pengurus melaksanakan senam pagi bersama untuk merefresh pikiran dan badan. Setelah acara senam selesai, acara utama yaitu evaluasi program kerja bidang dilanjutkan. Evaluasi program kerja yang pertama pada hari kedua disampaikan oleh Ms. Latifa Nur Wahida sekalu Kepala Administrasi T-MAPS. Selanjutnya dilanjutkan evaluasi bidang Public Relation oleh Mr. Dayu. Setelah penyampaian bidang Public Relation selesai kemudian dilanjutkan Bidang Sumber Daya Manusia oleh Mr. Syuhada selaku Kepala Bidang SDM, dan di akhiri dengan evaluasi bidang Manajer oleh Mr. Fajar.


Serangkaian acara dalam Rapat Pleno Pengurus T-MAPS 2020 berjalan lancar. Acara tersebut diakhiri dengan foto bersama dan teriakan jargon “BERMARTABAT (Bersama Tebarkan Manfaat)” sesuai dengan harapan awal kepengurusan dimana pada tahun kepengurusan kali ini lebih memfokuskan untuk menebarkan manfaat dan dilanjutkan jargon kebanggaan T-MAPS.

 

SALAM INSPIRE YOUR LIFE.

Sumber : Ririn Pujiastuti (PR T-MAPS)

Rabu, 05 Agustus 2020

Kita Harus Selalu Bahagia (?)

Kita Harus Selalu Bahagia (?)

Oleh :

Ririn Pujiastuti

Setiap manusia dikaruniai perasaan yang banyak sekali macamnya. Manusia bisa merasakan senang, gembira, bahagia, bingung, sedih, baper, galau, dan masih banyak lagi. Hal yang tidak manusia sukai adalah merasa sedih dan perasaan buruk semacamnya. Tentu saja, siapa juga yang ingin sedih, galau, gundah. Walaupun kita sadar, perasaan seperti itu normal.

Ketika kita merasa sedih tanpa sadar air mata terkumpul di pelupuk mata dan akhirnya menangis. Seringkali ketika kita merasa sedih, orang-orang di sekitar kita berkata, "Ada apa?" "Kamu kenapa?" "Sudahlah, tak apa. Jangan menangis lagi." Pertanyaan mereka secara tidak langsung malah membuat kita semakin sedih karena kita sedang dalam kondisi tertekan juga sedang berada dalam puncak kesedihan. Saat itu kita seperti diharuskan menjawab pertanyaan mereka.

Ketika mereka menenangkan kita dengan perintah, "Jangan menangis lagi" terkadang itu memang terlihat efektif untuk membuat kita bisa berhenti menangis. Namun kita tidak sadar, ternyata kita semakin sesak karena tidak bisa mengeluarkan seluruh perasaan kita. Sedih, galau bahkan menangis itu wajar. Kita tidak perlu selalu bertanya "Ada apa?"  atau mengatakan "Jangan menangis" kepada seseorang yang sedang sedih. Terkadang tidak semua masalah yang mereka hadapi itu bisa diceritakan dengan orang lain.

Ketika ada teman yang merasa sedih alangkah lebih baiknya, kita bisa mengganti ucapan menenangkan seperti "Menangislah aku tidak keberatan, dan aku siap mendengar ceritamu jika kamu mau membagikannya padaku". Itu akan lebih baik. Menangislah tak perlu ditahan, menangis itu wajar agar hati tetap lembut dan tidak keras, dan menangis itu wajar agar kita bisa merasakan menjadi manusia normal.

Namun perlu diingat berlarut-larut bukanlah solusi. Lebih baik mengintrospeksi diri, kemudian membangun diri lagi agar lebih kuat dan tidak mudah tumbang karena hidup harus terus berjalan. Ketahuilah bahwa orang yang bisa mengeluarkan diri dari kesedihan, kegalauan adalah diri kita sendiri. Kita bisa jika kita yakin.

Semangat !!

Salam Inspire Your Life

 


Sabtu, 13 Juni 2020

TEBUKTI : Trainer T-Maps Tidak Hanya Jago Dalam Bidang Public Speaking Namun Juga Mahir Dalam Memainkan Aksara



TEBUKTI : Trainer T-Maps Tidak Hanya Jago Dalam Bidang Public Speaking Namun Juga Mahir Dalam Memainkan Aksara

Anggota UKM T-MAPS IAIN Surakarta kembali menorehkan karya baru. Buku yang bertajuk "Sajak - Sajak yang Diabaikan", karya Anhanudri Davi Mawarni dan Fajar Rizki Nursaid. Karya sastra ini diluncurkan pada Sabtu, 11 Juni 2020 oleh RFM Pramedia Jember dan memiliki 118 halaman.
Latarbelakang pembuatan buku tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Mulanya, mereka ingin menulis sebuah jurnal. Namun ditengah jalan terdapat beberapa faktor yang mengurungkan niatnya untuk menuliskan sebuah jurnal.
Akhirnya terbesitlah di benak mereka untuk melakukan kolaborasi hingga muncul kesepakatan menulis sebuah buku tentang sajak.
Adapun sepenggal makna yang terselip dalam buku tersebut, yaitu :
Buku antologi sajak “Sajak-Sajak Yang Diabaikan” merupakan gabungan sajak antara pemikiran penulis serta disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan penuh makna. Buku ini berkisah melalui aksara, tak hanya berisi tentang perasaan cinta sepasang dua anak manusia, tetapi juga terselip makna kehidupan. Tentang manusia dengan sang pencipta, alam semesta, bahkan nusantara. Diksi yang digunakan dalam sajak ini merupakan diksi-diksi yang penuh makna. Harapannya kehadiran sajak ini tidak di abaikan seperti judulnya, melainkan dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehingga dapat menggali hikmah dari setiap kejadian yang di alami baik penulis maupun pembaca. Penulis berharap sajak-sajak ini bisa menjadi semangat kawula muda untuk  berkarya terutama dalam hal tulis-menulis di bidang sastra.
Menuturkan harapannya kepada pembaca buku  “Sajak-Sajak Yang Diabaikan” ini, "Semoga buku ini menjadi acuan untuk teman2 terutama teman tmaps agar semangat dalam berkarya.. dan setiap pesan terisrat dalam sajak ini dapat menjadi pedoman dalam melihat dan lebih peka tehadap kejadian di lingkungan sekitar."

Sumber : Ririn Pujiastuti (PR T-MAPS IAIN Surakarta)

Jumat, 05 Juni 2020

Pendidikan dan covid-19: Tantangan atau Hambatan?


Pendidikan dan covid-19: Tantangan atau Hambatan?
Oleh : Arhanudri Davi Mawarni
Beberapa bulan terakhir dunia bahkan Indonesia sedang dibumingkan dengan mewabahnya virus corona. Virus corona kini menjadi trending pemberitaan di media baik media massa maupun media sosial. Virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut menyerang sistem pernapasan. Sehingga WHO menetapkan bahwa covid-19 sebagai pandemi dunia.
Penyebaran virus corona begitu cepat, hingga meluas sampai ke Indonesia. Menurut data terakhir per tanggal 5 Juni 2020, juru bicara penanganan covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan secara akumulatif ada 29.521 positif covid-19, 18.308 sembuh dan 1.770 dinyatakan meninggal.
Dampak dari virus corona begitu terasa di masyarakat Indonesia, baik dari sektor perekonomian, pariwisata, dan pendidikan. Demi memutus mata rantai penyebaran virus corona dan menghindari bertambahnya kasus baru disetiap harinya pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memerintahkan bagi setiap individu untuk menerapkan physicaldistancing.
Physical distancing dinilai menjadi langkah efektif demi memutus rantai penyebaran. Sejak diterapkannya physical distancing pada akhir Maret 2020, berbagai aktivitas yang biasanya dikerjakan secara langsung kini dialihkan di rumah masing-masing. Seperti bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Ditambah dengan ramainya tagar #Dirumahsaja yang tidak asing di sosial media dan media massa semakin memperkuat bahwa masyarakat diharuskan tetap dirumah serta menghindari keramaian, dilarang berpergian apabila tidak ada kepentingan.

Selain sektor perekonomian, dampak dari phsical distancing akibat covid-19 juga terasa pada bidang pendidikan, Sejak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan belajar dari rumah atau daring serta penghapusan Ujian Nasional pada tahun ini. Sehingga kebijakan yang dibuat secara mendadak membuat wali murid, serta pelajar seperti mendapat kejutan.
Bagaimana tidak menjadi kejutan, bagi siswa yang sudah menyiapkan ujian nasional dengan semaksimal mungkin kini harus gigit jari dan meneriman kebijakan pemerintah. Karena semua kebijakan yang dibuat oleh pemerintah bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran corona.
Penerapan belajar dari rumah berbasis online dengan memanfaatkan teknologi yang ditetapkan oleh pemerintah akan menjadi tantangan guna mengembangkan kratifitas belajar siswa, namun sebaliknya dapat menjadi hambatan jika tidak tersedianya fasilitas yang digunakan. Dengan diterapkan proses belajar secara online diharapkan setelah pandemi ini berakhir mampu mencetak pelajar yang lebih kreatif, dan pemberian tugas selama belajar dari rumah dapat mengembangkan potensi yang dimiliki siswa.
Namun, jika kita melihat secara nyata harapan yang diinginkan oleh pemerintah serta guru hanyalah sebatas angan. Faktanya banyak pelajar yang terbebani dengan tugas yang diberikan, ibarat peri bahasa “Mati Satu Tumbuh Seribu” artinya jika terdapat satu tugas yang selesai maka akan tumbuh tugas-tugas yang lain. Ditambah dengan pengumpulan tugas secara bersamaan dari berbagai mata pelajaran, tentu pelajar akan sangat kuwalahan. Sehingga hal ini akan menjadi penghambat bagi pelajar yang menginginkan belajar dari rumah itu sebagai tantangan.
Tidak semua orang tua maupun guru menguasai teknologi secara bagus. Kenyataannya banyak guru bahkan orang tua masih kesulitan dalam pemberian tugas maupun penyelesaian tugas secara online. Apalagi tidak semua orang tua memiliki alat teknologi yang memadai. Banyak dijumpai di masyarakat, tidak sedikit keluarga yang hanya memiliki satu teknologi dan dipakai secara bersamaan. Bahkan dari keluarga yang kurang mampu tidak memiliki alat teknologi sama sekali, sehingga mereka harus menebeng ke tetangga maupun ke kerabat terdekat. Lantas bagaimana terkait anjuran dari pemerintah agar menghimbau masyarakatnya tetap  #Dirumahsaja.
Penetapan belajar berbasis online tentu akan membutuhkan jaringan internet. Jaringan internet tidak selamanya akan stabil, banyak proses pembelajaran online menjadi terhambat karena jaringan online yang kurang baik. Perbedaan mencolok terlihat ketika berada di daerah kota tentu mendapatkan jaringan internet yang melimpah ruah, berbalik jika berada di desa yang kurang dalam teknologi akan merasa kesulitan mendapatkan jaringan.
 Bahkan jika kita melihat pemberitaan di Televisi banyak pelajar yang rela pergi keluar rumah ketempat dimana akan mendapatkan jaringan hanya untuk mengerjakan tugas. Bahkan ada yang sampai mengalami kecelakaan selama di perjalanan. Tentu hal ini membahayakan bagi pelajar.
Adanya jaringan internet maka tidak lepas dari kuota. Sejak berlakunya penetapan belajar dari rumah, kuota yang diperlukan untuk proses belajar online menjadi meningkat. Hal ini menyebabkan pengeluaran untuk membeli kuota juga bertambah, melihat kondisi perekonomian masyarakat yang kurang stabil tentu masalah ini akan memberatkan orang tua dan pelajar, apalagi jika berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Ketika siswa belajar dari rumah, pihak sekolah berharap agar orangtua mendampingi selama proses pembelajaran. Justru hal ini berbanding terbalik, ketika melihat kenyataan dilapangan banyak anak yang kedapatan keluyuran di warnet, main game dan nongkrong bersama teman-temannya. Jika melihat kejadian ini, terbukti masih banyak siswa yang mengabaikan himbauan pemerintah untuk tetap belajar dirumah dan menerapkan phsical distancing. Dalam menangani kasus ini pemerintah serta orangtua untuk lebih tegas agar penerapan belajar dirumah.
            Tidak hanya siswa SD,SMP, dan SMA, masalah ini juga dirasakan oleh Perguruan Tinggi. Tidak sedikit mahasiswa perantau yang merasakan dampak dari phsical distancingsehingga membuat mereka dalam kondisi krisis ekonomi serta sosial. Sebenarnya, kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem daring menjadi peluang bagi mahasiswa. Mereka dapat lebih leluasa dalam memilih tempat belajar, serta untuk mahasiswa rantau dapat pulang ke tempat asal sehingga dapat berkumpul dengan keluarga hingga cukup panjang.
Penerapan lockdown serta berbagai peraturan disetiap desa menjadi kendala mahasiswa untuk pulang ke rumah masing-masing. Sehingga masih banyak mahasiswa yang menetap di kota tempat mereka mencari ilmu. Lebih lagi bagi mereka yang kuliah di zona merah virus corona, harus melewati kebijakan yang ketat. Mahasiswa yang dari desa pelosok mungkin akan memilki kendala dalam masalah jaringan internet untuk melakukan belajar secara online. Sehingga mereka memutuskan untuk tetap tinggal di kota rantau.
Melihat hambatan yang terjadi selama pembelajaran online berlangsung, peran pemerintah sangat dubutuhkan dalam mencari solusi. Pemerintah perlu memberi himmbauan kepada sekolah dan perguruan tinggi, agar selama proses belajar online ini diberlakukan diharapkan kepada para pendidik untuk tidak memberikan tugas yang jumlahnya cukup banyak.
Selain pengurangan jumlah tugas, proses belajar online juga membutuhkan kuota. Dengan hal ini bantuan berupa subsidi kuota sangat diharapkan. Karena selama pandemi ini terjadi, siswa maupun mahasiswa tidak menggunakan fasilitas yang ada di tempat mereka menuntut ilmu. Sehingga uang yang sudah mereka bayarkan untuk fasilitas sekolah dapat dikembalikan dalam bentuk kuota, guna kepentingan belajar online selama pandemi ini berakhir. 
Perubahan besar telah terjadi selama pandemi covid-19, terutama bidang pendidikan. Bumi seolah berhenti berputar, banyak negara yang dirugikan termasuk Indonesia. Dalam situasi seperti ini, pemerintah perlu melakukan perubahan terhadap sistem pendidikan yang ada di negara ini. Adanya edukasi terhadap kreatifitas dalam penggunaan teknologi perlu dilakukan, demi menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas.
Kejadian yang saat ini dialami, mungkin salah satu cara Tuhan agar kita senantiasa mengingat-Nya. Mungkin selama ini kita terlena oleh kenikmatan dunia, sehingga melupakan fitrah kita sebagai seorang manusia tentang makna hidup yang sebenarnya. Apapun bentuk peringatan Tuhan kepada kita, semoga kita semua dapat mengambil hikmahnya.